Tampilkan postingan dengan label puisi semangat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi semangat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Oktober 2010

tetaplah jadi diri sendiri teman


ku ukir satu kata pada air yang mengalir
ku tahu kata itu tak kan pernah terbaca
ku coba lukis satu gambar di atas air itu
namun tetap tak kan bisa kulihat
ingin kuberi warna tiap tetesan hujan
agar tercipta potret aliran air yang sempurna
yang mampu mengunci tatapan orang hanya padanya
yang dapat buat dirinya bagai pelangi terindah
namun ia tak pernah sadar bahwa ia memiliki arti besar hanya dengan warnanya
ia bagian terpenting dalam kehidupan jika ia adalah dirinya
karena itu percayalah kau adalah orang yang penting disekelilingmu
sebagai dirimu sendiri
dan orang-orang disekitarmu kan merasa kau begitu berharga
meski kadang kau merasa sendiri

Minggu, 11 Juli 2010


ada saat kau merangkai suara hati tuk buat irama kehidupan yang indah
dengan berjuta warna pelangi
dan kerlipan cahaya kedamaian selimuti hati
tak perduli seberapa keras guntur menggemakan keputus asaan
hujan menghujam raga tuk gapai keinginan
dan dalamnya samudra menenggelamkan harapan
semua itu tak kan pernah berarti tuk halangi semangat dan cita-cita mu
kadang terucap satu ketidakyakinan
saat langkah pernah terhenti dan tawa sempat tertahan
namun semua itu hanyalah suatu pencapaian yang tertunda
hanya tuk menunggu gemerlap mu memberi terang
dalam gelap malam dan nada mu
memberi harmoni terindah tuk tepiskan hitam
tataplah titik terang itu
dan gapailah gerbang keberhasilan yang telah menantimu
kau genggam satu kunci tuk buka gerbang itu
dan ingatlah kunci itu kan bersinar
hanya dengan keyakinan dan kerja keras
percayalah semua usahamu tak kan pernah sia-sia
satu langkah lagi kau kan meraih puncak citamu
bayangan ini tak kan pernah pudar
meski mataku kembali terbuka
dan ku yakin kau tahu yang terbaik tuk dirimu

Sabtu, 10 Juli 2010

resah


tertutup waktu membelenggu keadaan
terbungkus rapi dalam satu rangkaian kisah
terkikis kenangan pada sebuah kenyataan
terlukis kelam semua rasa dalam keresahan
seruan angin menusuk dinding jiwa
tlah lama angan terus berselimut dalam asa
menelan seluruh raga menyita harapan
yang hantarkan keraguan tuk terus bertahan
tak kan sanggup ku berdiri bila karang ini tetap diam
biarkan ombak mengikis dan memecah raganya
tak kan bisa ku bertahan jika awan tetap menjadi kelabu
ingin jiwaku berteriak tuk kebebasan
tinggalkan kehampaan yang mengunci ruang hatiku
hentikan denyut nadi dan getar jantungku
lelah ku menanti hingga aliran darah ini kembali mengalir
gundah diri ini menatap lemah setiap langkahku
hingga kini aku tenggelam dalam lautan kepiluan
berharap ada yang akan menyelami sudut mati hatiku
menggapai harapan yang kini tengah ku genggam
aku ingin keluar dari neraka yang menyiksa pikiranku
menatap cerah cahaya hangat sinar mentari
melukis senyuman tuk warnai langit kelabu
terangi kelamku dan hapus seluruh pahitku
dengan secerca semangat tuk bangunkan ku dari mimpi burukku

rindu cahaya di hidupku


tak ku lihat sinar putih rembulan
menjadi sebuah titik terindan dalam lukisan langit malam
ku telusuri angkasa tuk dapat melihat satu bintang
namun bulan dan bintangku tertutup kelembaban hujan
aku tertunduk merenung dibawah jendela 1 x 1 ini
ingin ku hitung tiap rintik hujan yang jatuh ke permukaan bumi
tuk lukiskan betapa hampa hatiku kini
resah hati ini ingin teriakkan kekosongan
dalam detak jantungku terikat sejuta kesedihan
dalam aliran darahku hanyut sejuta kepasrahan
pedih, gundah, lelah, dan gelap
gambaran dunia ku yang tak pernah bersinar
aku sangat merindukan pelangi hadir menghiasi hariku
tanpa tangisan langit di pagi hari
dan kan ku rekahkan senyum terindah tuk dunia

Selasa, 06 April 2010

Kembalinya Sinar Hidupku


aq kini tak lagi berada dalam gelap
cahaya hangat yang selama ini q nanti dalam ruangan yang menyiksa hati q
tlah menampakkan dirinya
bersinar dengan suka cita seolah bahagia bersama q
aq yang tengah merasa bebas
aq yang sedang merasakan kembali indah dunia q
bersama malam q, bersama pagi q tak henti silih berganti menghibur q
malam dengan bulan dan bintangnya
pagi dengan mentari dan awannya
sempurna! mungkin itu kata tuk lukiskan langit q
karena mereka tw lingkaran kelam dalam kesalahan q
tlah terhapuskan dengan sinar kesabaran hatimu
semoga alam ini kan selalu menjadi teman setiamu tuk trus melangkah
hadapi dunia yang kan terus berwarna
meski disaat awan kelabu menyelimuti langitmu
dan hantarkan hujaman pedih titik hujannya
namun kan kembali indah dengan pelanginya
karena q kan slalu mendoakan kebahagiaanmu
semoga duniamu kan slalu ceria